A Journey Inward

147

Cangkir kepada Kopi

Kau tak terbiasa jadi dingin seperti ini
Uap-uapmu, biasanya sudah menjelma jadi entah apa

Dan aku tak terbiasa menunggumu jadi seperti ketika orang bilang benci berada di saat-saat begini
Sementara ampas-ampasmu, biasanya sudah jadi apa yang orang bilang sisa, lalu dibuang kemana mereka kemudian lupa

* Kemana perginya orang yg biasanya duduk tepat di arah jam dua belasnya padamu?

Leave a comment