A Journey Inward

129

Kau tak tahu seberapa letih aku menunggumu, juga seberapa jauh tlah mencarimu. Kau tak tahu sekoma apa aku mempertanyakanmu. Kau, adalah titik yang kutuju, adalah titik dari semua temuku.

Senang akhirnya menemukanmu. Meskipun untuk sekali saja, meskipun bukan untuk apa-apa. Meskipun hanya untuk suatu hal yang tak bisa kukatakan dan jelaskan. Cukup bagiku. Cukup bagiku untuk melanjutkan hidupku.

Beri aku tanda, jeda setidaknya. Meskipun aku tak berharap kau melambaikannya. Kau tahu, kau seperti Nocturno Chopin. Melodik, harmonis, dramatis.

Leave a comment

129